fbpx

Banjir di Awal Tahun Kepung Enam Kecamatan di Aceh Utara

840

SatuAcehNews – Hujan lebat yang mengguyur sejumlah wilayah di Aceh khususnya Kabupaten Aceh Utara, menyebabkan debit air di beberapa sungai meningkat. Akibatnya, sejumlah desa dan perumahan warga terendam banjir sejak Sabtu (02/01/2021).

Sementara guna mengantisipasi dampak banjir yang mulai meluas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara terus memantau perkembangan kondisi banjir di beberapa titik yang tergolong rawan banjir. Sejumlah warga juga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, debit air pun bervariasi.

Kalaksa BPBD Aceh Utara, Amir Hamzah, kepada SatuAcehNews menyebutkan berdasarkan pantauan pihaknya di lapangan, hingga Minggu (03/01/2021) pukul 16:30 WIB banjir masih merendam sejumlah desa di beberapa Kecamatan meskipun sebagian kecil debit air Krueng Kreutoe mulai turun.

“Hasil monitor disejumlah titik rawan banjir dalam Kabupaten Aceh Utara, terutama Kecamatan Matangkuli di jembatan Parang Sikureung, Jembatan Desa Mee dan Jembatan Desa Lawang hasilnya terpantau sejumlah Kecamatan banjir tahap dua di awal 2021,” kata Amir Hamzah, Minggu sore.

Disebutkan, sebagaimana laporan Camat maupun Muspika bahwa hujan mengguyur selama dua hari yang mengakibatkan banjir disejumlah Kecamatan. Ketinggian debit air juga bervariasi mulai dari 20 – 40 cm seperti halnya di Kecamatan Simpang Kramat yang merendam Desa Meunasah Baroh, Meunasah Dayah, dan Meunasah Teungoh.

“Di Simpang Keramat curah hujan tinggi menyebabkan debit air Krueng Jawa dan Sungai Buloh meluap. Untuk Kecamatan Pirak Timu, debit air Krueng Pirak meluap dan merendam Desa Rayeuk Pange, Matang Keh, Tanjong Seurekui, Meunye Tujuh, Alue Bungkoh, Pucok Alue Pirak, Teupin ue, Ceumeucet, Leupe, Krueng Pirak, Bungong, Hasan Krueng Kreh, Beuracan Rata,” imbuh Amir Hamzah.

Sedangkan Kecamatan Matangkuli, banjir meluas ke Desa Alue Euntok, Tumpok Barat, Meuria, Hagu, Alue Thoe, Lawang, Tanjong Haji Muda, Leubok Pirak, Siren, Meunye dan Desa Pande. Menurut laporan Geuchik Desa Tanjong Haji Muda, Husen Kosgoro, warganya mulai mengungsi ke Chelter BPBD.

Berdasarkan catatan BPBD Aceh Utara, banjir juga merendam sejumlah Desa di Kecamatan Lhoksukon meliputi Desa Krueng, Jok LT, Kumbang LT, Rayeuk, Manyang LT, dan Babah Geudubang. Di Kecamatan Tanah Luas, banjir merendam Desa Ampeh, Serba Jaman SB, dan Tanjong Mesjid SB. Di Kecamatan Syamtalira Bayu, banjir merendam Desa Alue Majrun dan Desa Blang Majrun. (CSB)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More