Peserta Dan Ketua DEMA STAIN Bantah Mubes Ilegal

  • Bagikan

SatuAcehNews – Peserta MUBES membantah pernyataan Ketua Senat mahasiswa (SEMA) saudara Fauzi Kamal, Aulia  Ari Ananda dan Wakil Ketua III Dr. Erizal terkait dengan kegiatan Musyawarah Besar (MUBES) STAIN TDM ilegal.

Menurut Disan, Terkait dengan jumlah pimpinan sidang itu 3 orang yaitu, Aulia Ari Ananda sebagai pimpinan sidang 1,  Disan Handika pimpinan sidang 2 dan Nuzulul Karnia pimpinan sidang 3 adalah pimpinan sidang  terpilih dan sah saat itu bukan cuma satu orang, apakah kami tidak di anggap?

Namun pada saat mubes berjalan Pimpinan sidang yang memegang palu sidang saat itu Aulia tidak mampu menjalankan Forum dengan efektif, yang mana saat mengambilkan keputusan tidak mau lakukan Voting.

“Padahal itu merupakan tahapan pengambilan keputusan dalam forum, sehingga peserta meminta untuk palu sidang di alihkan tetapi Aulia tetap bersikeras tidak mau dan akhirnya terjadilah dinamika forum  namun pimpinan sidang 1 menyekor forum dan melarikan diri tidak tahu kemana, kemudian peserta menunggu pimpinan sidang berjam-jam juga tidak kembali ke forum, kemudian Ketua SEMA dan panitia coba menghubunginya namun tidak ada respon apapun, sehingga ketua SEMA didampingi panitia mencari jalan keluar sambil mereka menghubungi Aulia.”Tambahnya Disan. Selasa, (07/01/2020)

Hal senada juga di sampaikan, Aris Munandar salah satu peserta bila sampai Jam 14:00 WIB tidak kembali, maka Mubes dilanjutkan kata ketua SEMA kami pun sepakat dengan hal itu, setelah peserta  Istirahat shalat Makan (ISHOMA)  waktu yang disepakati telah tiba Pimpinan sidang 1 belum juga kembali, semua peserta forum sepakat untuk mengalihkan palu sidang ke pimpinan sidang 2 saudara Disan Handika. Apakah tidak sah, ketika peserta forum semua sudah sepakat.” kata Aris Munandar.

Kemudian MUBES berjalan dengan sangat kondusif, Sampai kepada Syarat pengurus SEMA terjadi perdebatan dan timbul Opsi-opsi kemudian pimpinan sidang mengambil keputusan untuk Voting akan tetapi saat satu opsi di sepakati panitia beserta pihak SEMA serta beberapa peserta meninggalkan forum, tanpa ada sepatah kata pun terhadap pimpinan sidang dan peserta mubes.

“Mereka tidak hargai peserta yang sudah di undang.” Ungkap Marzuki yang juga peserta Mubes

Ketua Dema yang juga peserta dalam forum MUBES, Muktarudin Pakeh, mengungkapkan peserta MUBES menghubungi Panitia dan SEMA via telefon dan WA untuk menanyakan permasalahan akan tetapi juga tidak dilayaninya.

“Kami peserta sepakat untuk Skor Forum MUBES agar bisa di bicarakan baik-baik kenapa panitia dan SEMA menghilang,” ucap Muktarudin Pakeh

Lebih lanjut ia mengatakan  Pimpinan Sidang, perwakilan peserta dan saya dampingi langsung menjumpai WAKET III untuk masalah tersebut tetapi tidak ada kejelasan juga, dan kemudian kami komunikasi dengan SEMA juga tidak ada kejelasan.

“Sudah lama MUBES di tunda peserta meminta kepada pimpinan sidang untuk di buka kembali dan peserta hadir melebihi quorum. Akan tetapi setelah Selesai pihak Kampus malah katakan tidak Sah, apakah jalannya kelanjutan MUBES dari WAKET III bukan lagi hak mahasiswa, sungguh di sayangkan. Padahal dulu jelas MUBES di buka oleh Ketua STAIN yang di Wakili WAKET III dan masalah jalan forum MUBES itu sudah jadi hak peserta dan pimpinan sidang. Apakah Mereka tidak paham Aturan,” Tanya Muktarudin Pakeh. (MHL)

Nasir Djamil Aceh Satu
  • Bagikan
Dapatkan update berita terbaru.    Oke. Terimakasih.