H Mukhlis Azhar, Enterpreneur Sukses Yang Memilih Sebagai Abdi Rakyat

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

SatuAcehNews – Rasanya hampir tidak ada pecinta kuliner di Aceh yang tidak pernah mendengar nama Ayam Penyet Pak Ulis. Gerainya yang bertebaran di banyak kota besar di Aceh ini didirikan oleh seorang enterpreneur handal asli Aceh, H. Mukhlis Azhar atau yang lebih akrab dipanggil Pak Ulis.

Setamat SMA, H. Mukhlis Azhar melanjutkan pendidikan di Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Ayam Penyet Pak Ulis bermula dari sebuah warung makan kecil yang ia dirikan bersamaan dengan usaha cuci motor di Kuta Blang, Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Bisnis kuliner yang tidak memiliki musim menjadikan Mukhlis Azhar fokus membesarkan usahanya. Menu andalannya adalah ayam penyet, yaitu ayam yang dikukus terlebih dahulu sebelum digoreng. Disajikan hangat dengan sambal terasi dengan rasa yang khas ini ternyata mendapat tempat istimewa di lidah warga Aceh.

Sambutan hangat pecinta kuliner menjadi alasan Pak Ulis membuka gerai-gerai di beberapa kota lain seperti Banda Aceh, Meulaboh, Langsa, Medan, bahkan Pekanbaru, Riau. Usahanya berhasil membuka lapangan kerja bagi pemuda di kota-kota besar Aceh.

Aktif melakukan pemberdayaan petani tiram berupa pengolahan tiram menjadi nugget yang lebih bernilai ekonomis.



Bisnisnya yang membesar tidak menjadikan Pak Ulis lalai akan tanggung jawab sosialnya. 2015 Pak Ulis mendirikan “Dayah Tahfidhul Qur’an Syaikh Rasyid Al-Mukhlishin” di Kuta Blang, banda Sakti, kota Lhokseumawe. Dayah yang melahirkan generasi tahfidz qur’an diniatkan Pak Ulis sebagai ladang amalnya.

Dalam tubuh Muklis Azhar memang mengalir darah ulama. Pak Ulis adalah cucu dari Tgk. H. Syihabuddin Syah, ulama kharismatik Aceh yang mendirikan pesantren “Safinatus Salamah” Medan, atau lebih dikenal dengan sapaan Abu Keumala.

Sebagai enterpreneur sukses, Pak Ulis tidak pelit dalam membagi ilmu bisnis. Berbagai seminar, workshop, dan pelatihan kewirausahaan rutin ia laksanakan hampir di semua kota di Propinsi Aceh.

Kepada masyarakat pesisir, Mukhlis Azhar membagikan bibit bebek untuk dipelihara. Bukan cuma membagi, ia juga mengajarkan kepada mereka cara beternak bebek yang baik dan menguntungkan. Untuk pemasaran, peternak tidak perlu bingung karena Ayam Penyet Pak Ulis akan membeli bebek-bebek tersebut dengan harga yang layak.



H Mukhlis Azhar
Memperjuangkan aspirasi nelayan, menyerahkan perahu kepada nelayan untuk mendapatkan hasil perikanan yang memadai.

Tahun 2014, Mukhlis Azhar mewakafkan dirinya sebagai wakil rakyat. Beliau dipercaya sebagai wakil rakyat di DPR Aceh. Selama menjadi wakil rakyat, berbagai aspirasi rakyat ia tampung dan ia perjuangkan.

Pada pemilu 2019 nanti, Mukhlis Azhar kembali diminta rakyat di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara menjadi wakil mereka. Bersama Partai Gerindra, partai besutan calon presiden Prabowo Subianto ini, Mukhlis Azhar merasa yakin mendapatkan kembali kepercayaan dari rakyat.

Komitmennya yang peduli pada generasi Islam berkualitas menjadikan di tahun 2017 Pak Ulis membangun sekolah yang berbasis Islam Terpadu, yaitu TKIT Al-Mukhlishin, dan SDIT Al-Mukhlishin.

Tahun 2018 Pak Ulis juga membuka pesantren di Simpang Kramat, Lhokseumawe, dan menginisiasi berdirinya taman literasi kepada warga Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Alulim, Blang Mangat, kota Lhokseumawe.#

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan Balasan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More